Begini Strategi Bupati Dico Bikin Kabupaten Kendal Jadi PPKM Level 1

Begini Strategi Bupati Dico Bikin Kabupaten Kendal Jadi PPKM Level 1
Bupati Kendal Dico M Ganinduto. (Foto: Google)

KENDAL, LKT News - Kabupaten Kendal sampai saat ini masih bertahan di level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) setelah beberapa pekan terakhir.

Dengan begitu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menargetkan penurunan level PPKM menjadi level satu ke depan.

Satu di antaranya dengan mempercepat vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Kendal yang memenuhi syarat.

Dico menyebut, saat ini progres vaksinasi sudah mencapai 58,76 persen atau 471.359 orang dari target 802.190 sasaran. Sebanyak 40.497 orang di antaranya merupakan lansia dari total target 93.156 sasaran.

Baca Juga : Bupati Kendal Dico Ganinduto Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi di Ponpes APIK Kaliwungu

Capaian vaksinasi yang diraih Pemkab Kendal sudah melebihi target 50 persen yang dicanangkan pemerintah pusat kepada daerah di level 2 PPKM.

Namun demikian, Pemerintah Kendal melalui Dinas Kesehatan setempat tidak mau berpangku tangan dengan capaian yang ada.

Vaksinasi Covid-19 terus dikebut dengan target sasaran 26.000 dosis per hari. Tujuannya untuk mengejar target 70 persen penduduk tervaksin agar level PPKM Kendal bisa turun ke level 1.

"Sesuai Instruksi Mendagri nomor 47 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan penurunan level PPKM, target vaksinasi umum pemerintah daerah level 2 minimal 50%, vaksinasi lansia minimal 40%. Ini Alhamdulillah sudah terpenuhi. Kami target vaksinasi hingga 70% agar level PPKM Kendal turun ke level 1," jelasnya, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga : Lapor ke Mensos Risma, Bupati Kendal Dico: Bansos Sudah Terealisasi 99,9 Persen

Dico optimis target tersebut bisa tercapai segera mungkin mengingat progres vaksinasi yang digencarkan tenaga kesehatan berjalan lancar.

"Vaksinasi ini butuh dukungan masyarakat, saling mengajak satu sama lain untuk mau vaksin. Kami target 70 persen masyarakat umum, dan 60 persen lansia tervaksin. Ini yang menjadi target kami," tegasnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay menambahkan, target 26.000 dosis setiap hari pernah tercapai pada September kemarin.

Baca Juga : Horor! Petugas Vaksinasi di Kendal Ini Berdandan ala Pocong hingga Annabelle

Namun, semakin banyak warga yang sudah vaksin, semakin sedikit pula sasaran yang dituju. Kondisi tersebut menurunkan capaian vaksinasi yang dilakukan petugas kesehatan di 30 puskesmas.

Kini, petugas rata-rata hanya bisa menyuntikkan vaksin kepada 8.000 hingga 10.000 orang per harinya.

Ferinando berharap, ada peran serta semua lapisan masyarakat termasuk pemerintah desa untuk membantu tenaga vaksinasi.

Mulai dari mencari sasaran, hingga memfasilitasi sarana pendukung vaksinasi. 

"Selain semakin sedikitnya sasaran vaksinasi, banyak penduduk Kendal juga yang tinggal di luar daerah," ucapnya.

Baca Juga : Bupati Dico Dampingi Kapolda Jateng Tinjau Baksos Dan Vaksinasi Alumni Akpol 97 di Kendal

Ferinando berharap, sisa 90.000 sasaran bisa tervaksin hingga pertengahan Oktober untuk mencapai target 70 persen jumlah penduduk. 

"Terus kami lakukan percepatan vaksinasi. Oktober ini target 70 persen, kurang 90.000 orang kami kejar. Untuk stok vaksin masih aman ada 200.000 dosis," pungkasnya.

(Saiful Ma'sum)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama