Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Kendal Dico Ganinduto Ingatkan Anak Buah Siaga Banjir: Bikin Kabupaten Kendal Tangguh Bencana

21 September 2021 Last Updated 2021-12-22T05:08:25Z
Bupati Kendal Dico Ganinduto Ingatkan Anak Buah Siaga Banjir: Bikin Kabupaten Kendal Tangguh Bencana
Bupati Kendal Dico M Ganinduto. (Foto: Google)

KENDAL, LKT News - Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengingatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemerintah desa agar bersiap-siap mencegah banjir.

Ajakan itu mulai ditegaskan Dico agar semua jajaran pemerintah daerah mulai berbenah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Dico meminta agar DPUPR memaksimalkan anggaran yang ada dalam APBD Perubahan 2021 untuk pemeliharaan rutin jalan dan pemeliharaan saluran irigasi sebelum musim hujan tiba. 

Dengan harapan, penanganan perbaikan infrastruktur jalan dan pengendalian banjir ini dapat ditangani secara optimal.

Dico juga menggagas terwujudnya embung multifungsi yang dibuat tiap kecamatan bekerjasama dengan desa.

Tujuannya untuk menampung curah hujan agar bisa menekan resiko terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

"Peningkatan kesadaran akan bencana melalui Desa Tangguh Bencana pun jadi penting. BPBD bisa kembali menambah desa-desa tangguh bencana lainnya di tahun 2021 ini.  Sudah ada 2 desa yang menjadi rintisan, Desa Tirtomulyo Kecamatan Plantungan dan Desa Sidorejo Kecamatan Brangsong," ungkapnya melalui rilis tertulis, Senin (20/9/2021).

Baca Juga : Kepala Sekolah SMPN 1 Brangsong Kendal: Pekan Depan Semua Siswa Sudah Disuntik Vaksin

Dico melanjutkan, upaya lain bisa dilakukan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengelolaan sampah dari sumbernya.

Seperti contoh, membuat lubang biopori sebagai upaya penyerapan air di berbagai sekolah, lingkungan pemerintahan dan program kampung iklim yang ada.

Dia juga mendorong penuh upaya penataan kembali permukiman kumuh di area pesisir melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kita akan monitoring dan evaluasi melalui command center terkait penanggulangan bencana ini," tuturnya. 

Dico meminta agar semua OPD bersinergi untuk menanggulangi bencana banjir ke depan. 

Kata dia, persoalan ini menjadi tanggungjawab bersama agar bisa terselesaikan dari hulu hingga hilirnya. 

Baca Juga : Bupati Kendal dan Kapolsek Gemuh Hadiri Pelaksanaan Kegiatan Diklatsar Banser di Gemuh

"Upaya ini tidak lain untuk membuat Kabupaten Kendal menjadi kabupaten yang tangguh bencana dan berkelanjutan," tegasnya.

Diketahui, sebanyak 68 kali bencana banjir melanda Kabupaten Kendal sepanjang 2020.

Setidaknya ada ratusan hingga ribuan warga di 60 desa/kelurahan merasakan dampak adanya banjir. Mulai dari korban jiwa, hingga kerugian materil yang perlu diantisipasi dari tahun ke tahun.

Bencana banjir dapat berupa banjir bandang sungai, banjir rob, banjir di pegunungan yang disebabkan tingginya curah hujan dan minimnya drainase atau area resapan air.

(Saiful Ma'sum)