Rumah Korban Kebakaran di Cepiring Kendal Dapat Bantuan Rumah dari BAZNAS dan Pemkab Kendal

Rumah Korban Kebakaran di Cepiring Kendal Dapat Bantuan Rumah dari BAZNAS dan Pemkab Kendal
Bupati Kendal Dico M Ganinduto meresmikan rumah korban kebakaran di Dusun Penjor Desa Karangayu Cepiring. (Foto: TribunJateng/Saiful Ma'sum)

CEPIRING, LKT News - Siti Rikanah (65) dan Sutrisno (38) warga Dusun Penjor, RT 4 RW 2, Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal mendapat bantuan rumah baru dari BAZNAS Kendal, Kamis (2/12/2021).

Bantuan rumah layak huni diberikan kepada keduanya karena mengalami musibah kebakaran pada September lalu.

Baca Juga : Diduga Selang Gas Elpiji Bocor, Dua Rumah di Cepiring Kendal Hangus Terbakar Tak Tersisa

Sutrisno mengatakan, rumahnya ludes terbakar di siang bolong tanpa bisa menyelamatkan barang-barang berharga. Api dengan cepat menyambar bangunan kayu milik Sutrisno hingga hangus tak tersisa.

Saat itu, pria 38 tahun ini hanya bisa menyelamatkan kedua adiknya beserta surat-surat tanah dan bangunan. Sementara perabot rumah lainnya tidak bisa diselamatkan.

"Kejadian itu sangat cepat, saya hanya berpikir menyelamatkan adik saya dan surat rumah. Sisanya hancur terbakar," terangnya setelah menerima rumah baru yang dibangunkan BAZNAS.

Sutrisno tidak mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran yang melahap rumahnya dan salah satu rumah tetangganya.

Baca Juga : Diduga Hubungan Arus Pendek, 3 Rumah di Desa Wonodadi Plantungan Kendal Habis Terbakar

Dia mengaku, mendengar suara ledakan dari arah bangunan milik tetangganya sebelum api membumbung tinggi.

"Alhamdulillah, kami sudah dibangunkan lagi rumah yang layak sebagai tempat berteduh kami. Beberapa bantuan lain seperti perabot dapur dan sembako juga ada untuk meneruskan hidup kami," kata Sutrisno.

Korban lain, Siti Rikanah menambahkan, bantuan rumah yang diberikan Baznas mulai dibangun sepekan setelah mendapatkan musibah. 

Dia mengaku sempat bersedih karena bencana kebakaran itu menghanguskan semua hartanya. Termasuk tiga sepeda motor milik putra-putrinya. Namun demikian, Rikanah bersyukur masih tetap sehat dan selamat dari bencana tersebut.

Baca Juga : 3 Ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu Kendal Hangus Terbakar, PTM Terbatas Tetap Jalan Terus

"Alhamdulillah sekarang rumah lebih bagus dari kemarin. Bisa jadi tempat tinggal kami lagi," ujarnya. 

Bencana yang membakar dua rumah berdampingan itu direspon Pemerintah Kendal melalui Baznas setempat.

Dana Rp36 juta ditambah donasi dari berbagai pihak Rp19 juta dibelanjakan untuk membangun kembali rumah Rikanah dan Sutrisno. 

Ketua Baznas Kendal, Syamsul Huda menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan bantuan rumah layak huni kepada korban bencana kebakaran.

Artinya, kondisi bangunan saat diberikan akan dilakukan finishing dan pemasangan lantai agar menjadi bangunan layak huni.

Baca Juga : Mobil Toyota Vios Hangus Terbakar di Tol Semarang-Batang, Diduga Korsleting Mesin

Dia berharap, bantuan ini bisa dijaga dan dirawat untuk kelangsungan hidup keluarga masing-masing. 

"Tujuan utama BAZNAS untuk kemaslahatan umat. Butuh partisipasi dan informasi yang cepat dari masyarakat jika terjadi kebencanaan. Sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat bisa terfasilitasi," tuturnya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengapresiasi semua pihak yang telah membantu dua keluarga terkena musibah. 

Dia berharap, hal serupa bisa terus ditingkatkan untuk membantu kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal yang membutuhkan. 

"Kegotongroyongan semua harus dilakukan di setiap ada musibah atau masalah. Bekerja dengan cepat untuk masyarakat. Termasuk kepala desa, atas kejadian kebakaran ini harus dievaluasi untuk meminimalisir kejadian yang sama," harapnya.

(TribunJateng: Saiful Ma'sum)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama