Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Terpeleset, Warga Plantungan Hilang Tenggelam saat Mancing di Pemecah Gelombang Pelabuhan Kendal

08 Mei 2022 Last Updated 2022-05-08T01:42:05Z
Diduga Terpeleset, Warga Plantungan Hilang Tenggelam saat Mancing di Pemecah Gelombang Pelabuhan Kendal
Ilustrasi orang tenggelam - Diduga Terpeleset, Warga Plantungan Hilang Tenggelam saat Mancing di Pemecah Gelombang Pelabuhan Kendal. (Foto: Istimewa)

KENDAL, LKTNews.com - Diduga terpeleset, seorang pemancing hilang tenggelam saat memancing di batu pemecah gelombang di Pelabuhan Kendal, Sabtu (7/5/2022).

Nur Khafidoh warga Desa Bendosari Kecamatan Plantungan, tenggelam saat memancing bersama temannya Wiratno, pada Sabtu (7/5/2022).

Awalnya kedua pemancing ini sekitar pukul 07.30 WIB tiba di pelabuhan Kendal dan menuju lokasi spot memancing di batu pemecah gelombang.

Baca Juga: Diduga Terpeleset, Warga Singorojo Hilang Tenggelam saat Mancing di Pelabuhan Kendal

"Wiratno berjalan dari pinggir pantai ke tengah pemecah gelombang kurang lebih 100 meter sedangkan Nur Khafidoh juga berjalan ke tengah pemecah ombak sekitar 200 meter dari temannya," kata Kepala BPDB Kendal Sigit Sulistyo.

Kemudian keduanya melakukan kegiatan memancing hingga sekitar pukul 13.00 WIB, Wiratno sudah melihat temannya berada di air sambil melambaikan tangan meminta tolong.

Baca Juga: Diduga Terpeleset Saat Mancing, Warga Boja Kendal Ditemukan Meninggal di Sungai Glagah

"Kemungkinan korban terpeleset saat memancing dan sempat meminta tolong ke temannya. Tetapi karena tidak berani mendekat, temannya mencari pertolongan ke orang lain di sekitar pelabuhan," imbuhnya.

Sementara Wiratno mengatakan, waktu itu memang lokasi memancing cukup jauh dan saat tengah hari melihat temannya sudah tenggelam di laut.

"Saya melihat Nur Khafidoh sudah berada di dalam laut sambil melambaikan tangan minta tolong, kemudian saya mencari bantuan dengan menumpang perahu dan mencari namun tidak ketemu," terangnya.

Baca Juga : Diduga Terpeleset Saat Mancing, Suyono Tewas Tenggelam di Sungai Ringin Singorojo

Saat tenggelam korban Nur Khafidoh memakai baju lengan panjang warna putih lengan hijau tua, celana panjang warna abu-abu, topi warna hitam. Tim SAR yang menerima laporan orang tenggelam mengerahkan perahu karet untuk penyisiran di lokasi kejadian.

Hingga Sabtu (7/5/2022) petang, korban belum ditemukan dan pencarian dilanjutan besok pagi. (Edi Prayitno)