Ditemukan Selamat, Kakek 79 Ini Hilang Selama 20 Jam di Hutan Limbangan Kendal

Ditemukan Selamat, Kakek 79 Ini Hilang Selama 20 Jam di Hutan Limbangan Kendal
Kakek Susanto (79) sedang minum air setelah ditemukan di hutan Limbangan, Kendal, Minggu (26/9/2021). (Foto: Dok Basarnas)

LIMBANGAN, LKT News - Kakek Susanto (79) warga Desa Ngesrep Balong RT 03/04 Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal ini berhasil ditemukan selamat. Setelah sebelumnya hilang di hutan Limbangan, Kabupaten Kendal pada Sabtu (25/9/2021).

Korban berhasil ditemukan dan dievakusi oleh tim SAR gabungan pada Minggu (26/9/2021), pukul 10.50 WIB. Namun demikian, kondisi Susanto tampak lemas saat ditemukan. 

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian pada Sabtu pukul 13.00 WIB,  korban pamitan kepada anaknya untuk keluar sebentar. Hingga pada pukul 15.30 WIB, korban tak kunjung pulang kemudian keluarga dan warga setempat menggelar pencarian.

"Tidak ada yang tahu maksud tujuan pergi dari rumah. Menurut saksi yang melihat, korban terlihat sedang berjalan ke arah hutan Limbangan menuju ke lembah," kata Heru.

Dengan informasi tersebut, pihaknya memberangkatkan satu tim rescue untuk mencari survivor (korban) disertai alat mountaineering.

Baca Juga : Warga Desa Kalirejo Kendal Ingin Kembangkan Wisata Bahari dengan Menanam Tanaman Bakau

Pencarian tim SAR gabungan dengan metode tracking menyusuri lokasi terakhir korban terihat oleh saksi. Setelah upaya pencarian tim SAR gabungan, survivor berhasil ditemukan kurang lebih 100 meter dari titik lokasi terakhir dilihat.

"Susanto ditemukan tim dalam keadaan selamat namun tampak lemas. Dia ditemukan terduduk di bawah pepohonan bambu yang berjarak 50 meter dari jalan setapak. Selanjutnya survivor dibawa kembali ke rumahnya," ujarnya.

Dengan berhasilnya evakuasi korban, maka operasi SAR resmi ditutup dan seluruh tim SAR gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Baca Juga : Keren! Nabung Sampah di Bank Sampah Induk Kendal Dapat Emas dan Dinar, Kok Bisa? Begini Caranya

(Reporter: Ahmad Antoni)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama